Natuna – ranaipos.com : Pelayanan listrik di Kabupaten Natuna kembali mengalami gangguan. Pada Selasa, 09 Desember 2025, PLN Natuna mengumumkan adanya defisit pasokan listrik sekitar ±1,2 MW akibat kerusakan pada salah satu mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). 
Gangguan tersebut berdampak langsung pada suplai listrik saat jam beban puncak, yakni pukul 17.30 WIB hingga 23.00 WIB, sehingga PLN terpaksa menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rafki Candra, Kepala PLN Ranai (Unit Layanan Pelanggan/ULP Natuna) kepada media ini melalui sambungan telpon selulernya, Selasa (09/12/25) petang.
Lebih lanjut Rafki Candra menyampaikan bahwa tim teknis sedang melakukan percepatan pemulihan untuk mengatasi kerusakan dan menormalkan kembali sistem kelistrikan. Meski demikian, PLN mengingatkan bahwa jadwal pemadaman bersifat fleksibel dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Mohon doa agar proses perbaikan berjalan aman dan lancar sehingga suplai kelistrikan dapat segera normal kembali,” ungkap Rafki Candra
Adapun jadwal wilayah terdampak pemadaman telah dilampirkan oleh PLN dan ditujukan bagi seluruh pelanggan untuk melakukan antisipasi.
Situasi darurat kelistrikan ini kembali menjadi perhatian publik, mengingat kebutuhan energi listrik di Natuna terus meningkat setiap tahun. Hingga perbaikan tuntas, PLN mengimbau masyarakat untuk mengatur penggunaan listrik secara bijak, khususnya pada jam beban puncak.*(rapi)





Komentar