Anambas _ ranaipos.com : Kebakaran terjadi di salah satu ruangan Gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pasir Peti, tepatnya di ruang Dinas Sosial, Senin (10/11/2025) pagi.
Informasi kebakaran pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) setelah Kepala Dinas Sosial, Usman, menghubungi petugas melalui telepon. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota piket Pos Sektor Siantan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Sekretaris Damkar, Matari Hasibuan, menjelaskan kronologi penanganan kebakaran tersebut berlangsung cepat dan terkoordinasi.
“Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 06.37 WIB, dan satu menit kemudian, tepat pukul 06.38 WIB, unit serta personel langsung bergerak menuju lokasi. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB, dan operasi pemadaman berhasil dihentikan sepenuhnya pada pukul 08.37 WIB,” ujar Matari Hasibuan.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati ruangan yang mengeluarkan asap hitam dalam keadaan terkunci. Tim Damkar kemudian mendobrak pintu untuk melakukan pemadaman. Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh konsleting listrik pada jalur pendingin ruangan (AC). Unit AC yang terpasang di dinding diketahui hangus terbakar.
“Alhamdulillah, penanggulangan kebakaran dapat diatasi dengan baik. Hanya saja, kami sempat mengalami kendala di lapangan karena sulitnya mencari sumber air terdekat, sehingga harus menggunakan selang sepanjang kurang lebih 100 meter,” tambah Matari.
Dalam proses penanggulangan, Bupati Kepulauan Anambas turut memantau langsung situasi di lapangan melalui sambungan telepon. Ia memberikan arahan kepada tim Damkar agar meminimalisir kerusakan aset daerah serta menekankan pentingnya menjaga keselamatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, yang saat kejadian sedang memimpin apel, menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas Damkar.
“Kami berterima kasih atas gerak cepat dan kekompakan tim Damkar dalam menangani kebakaran ini. Tetap jaga semangat dan profesionalitas di lapangan,” ujarnya.
Matari Hasibuan menambahkan, insiden ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan sarana dan prasarana Damkar.
“Kami berharap ke depan kebutuhan mendesak seperti mobil tangki air dapat segera terpenuhi agar penanggulangan kebakaran bisa dilakukan dengan lebih cepat dan maksimal,” pungkasnya,*(Heri).





Komentar