www.ranaipos.com_Natuna–Dalam rangka menekan angka stunting, Pemerintah Desa Mekar Jaya menggelar kegiatan Rembuk Stunting bertempat di Gedung Pertemuan Sebuton, Selasa, (14/01).
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Puskesmas Bunguran Barat, perangkat desa, BPD, kader posyandu, bidan desa, perwakilan kecamatan, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya.
Rembuk stunting merupakan langkah strategis pemerintah desa untuk menekan angka stunting sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Dalam kegiatan tersebut, berbagai pihak berdiskusi terkait penyebab, dampak, dan solusi untuk menurunkan prevalensi stunting di Desa Mekar Jaya.
Kepala Desa Mekar Jaya, Eko Sri Mulyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama.
“Masalah stunting bukan hanya soal kesehatan, tapi juga soal masa depan generasi kita. Maka dari itu, kolaborasi semua pihak sangat penting agar anak-anak di Mekar Jaya tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Selain pemaparan materi dari tenaga kesehatan, acara juga dilanjutkan dengan penyusunan komitmen bersama.
Hasil dari rembuk ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan desa, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, ketahanan pangan, serta sanitasi lingkungan.
Dengan terlaksananya rembuk stunting, Pemerintah Desa Mekar Jaya berharap angka stunting di wilayahnya dapat terus ditekan sehingga terwujud generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.(Rid).





Komentar