www.ranaipos.com – Anambas : Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menghadiri kegiatan panen padi perdana yang digelar oleh Kelompok Tani Cahaya Pagi di Desa Rewak, Kecamatan Jemaja, Sabtu (6/9/2025). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dengan para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di Anambas.
Kelompok Tani Desa Rewak telah membuka area pertanian seluas 7000 Meter Persegi, dan akan meningkatkan luas lahan tahun berikutnya menjadi 27000 Hektar, guna meningkatkan hasil pertanian yang lebih maksimal untuk petani dalam program swasembada pangan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aneng menyampaikan apresiasinya atas undangan dari para petani. “Saya berterima kasih telah diundang untuk hadir di acara panen perdana ini. Panen seperti ini menjadi bukti bahwa kerja keras para petani kita membuahkan hasil yang baik,” ucapnya.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan kelompok tani di tahun mendatang. “Untuk tahun 2026, semua permohonan bantuan dari kelompok tani kita setujui. Hal ini sebagai bentuk dukungan nyata agar sektor pertanian di Anambas semakin berkembang,” kata Aneng.
Selain itu, Aneng juga menyampaikan akan membatu menambhakan kouta Pupuk subsidi untk tahun-tahun berikutnya.
Lebih lanjut, ia menceritakan latar belakang kehidupannya yang dekat dengan masyarakat kecil. “Saya juga berasal dari anak seorang nelayan, sehingga saya paham betul bagaimana perjuangan untuk bisa bertahan. Alhamdulillah, kita terus berproses hingga saat ini, dan saya ingin petani Anambas juga bisa merasakan hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyinggung pentingnya sinergi daerah dengan program nasional. “Pemerintah pusat sedang mendorong swasembada pangan sebagai prioritas nasional. Di Anambas, kita tentu harus mengambil bagian dengan cara memaksimalkan lahan yang ada, memperkuat kelompok tani, dan memperluas produksi. Dengan begitu, Anambas tidak hanya bisa mencukupi kebutuhan sendiri, tetapi juga berkontribusi untuk ketahanan pangan nasional,” tegas Bupati Aneng.
Tak hanya itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk lebih akrab dengan pemerintah melalui suasana santai bersama. “Hari ini kita bukan hanya panen, tetapi juga sekaligus bertamasya. Setelah panen padi ini, saya akan makan bersama ibu-ibu di sini agar suasana lebih hangat dan akrab antara pemerintah dengan masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.
Di akhir sambutannya, Bupati mendorong agar ke depan masyarakat tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga tanaman lain yang memiliki nilai ekonomi. “Ke depan bisa juga kita kembangkan tanaman cabai dan komoditas lainnya yang dapat membantu perekonomian masyarakat,” tutur Bupati Aneng.
Kegiatan panen padi perdana ini turut dihadiri Anggota DPRD Anambas dapil III, para Camat, Kapala Balai Pertanian terpadu DP3 Anambas, Kepala Desa, BPD, RT/RW, Anggota Polsek Jemaja, Babinsa Koramil 04 Letung, serta Babhinpotmar Posal Tarempa serta masyarakat kelompok tani Desa Rewak.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Cahaya Pagi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Anambas Aneng yang telah hadir dalam panen perdana kelompok tahun ini. “Semoga hasil panen ini bisa membuat semangat kelompok dan berkomitmen untuk terus giat bekerja serta memanfaatkan lahan secara produktif,” ujar Muhammad, ketua kelompok tani.
Ia menambahkan, dukungan dari desa juga sangat berarti. “Kami ucapkan terima kasih kepada Desa Rewak yang telah mendukung kami petani dalam program ketahanan pangan desa tahun ini, dan telah melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk serta pakan ternak. Bahkan tahun ini juga akan dilakukan penambahan pencetakan sawah seluas kurang lebih 2 hektar,” terangnya.
Namun, Muhammad mengungkapkan bahwa Kelompok Tani Cahaya Pagi masih memiliki keterbatasan fasilitas alat pertanian. “Hal ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah Anambas untuk bisa membantu pengadaan alat-alat pertanian, karena saat ini kami masih meminjam ke kelompok tani desa sebelah,” tambahnya.
“Mari kita berkolaborasi dalam upaya mencapai swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani,” tutup Muhammad penuh harapan,*(Heri).





Komentar