www.ranaipos.com – Batam: Rabu malam, 3 September 2025, ribuan masyarakat Batam berkumpul di Alun-Alun Engku Putri, Batam Center, dalam kegiatan Doa Bersama dan Seribu Lilin. Acara ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan duka mendalam atas berpulangnya dua driver ojek online, Affan Kurniawan dan Rusdamiansyah, yang meninggal dunia akibat insiden tragis.
Melalui media ini SEMMI nyampaikan, Kegiatan ini diinisiasi oleh Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kepulauan Riau bersama Cipayung Plus Kepri. Ketua SEMMI Kepri, La Dewa Satria Perdana Shandy, menyampaikan bahwa lilin yang dinyalakan menjadi simbol persatuan dan doa bersama seluruh masyarakat Batam.
“Lilin-lilin ini bukan sekadar cahaya, tetapi simbol bahwa duka ini bukan hanya milik keluarga korban. Ini adalah duka seluruh masyarakat Batam yang malam ini bersatu untuk mendoakan agar arwah saudara kita diterima di sisi-Nya,” ungkap La Dewa. Jum’at 5/9/2025.
Menurut La Dewa, kegiatan tersebut bukan hanya peringatan duka, tetapi juga seruan persatuan.
“Kami ingin menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi di muka umum adalah hak sah masyarakat dan dilindungi undang-undang. Namun, hak itu harus dijalankan dengan menjaga persatuan, kondusifitas, dan keamanan bersama. Dengan begitu, suara rakyat dapat sampai tanpa mengoyak harmoni sosial yang kita jaga,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam. Wali Kota Batam bahkan turun langsung menjumpai masyarakat serta mendengar aspirasi mereka. Komunitas ojek online dan berbagai elemen masyarakat juga hadir, memperlihatkan kuatnya rasa persaudaraan.
Dalam kesempatan itu, SEMMI Kepri juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung kegiatan ini.
“Kami berterima kasih kepada Cipayung Plus Kepri yang bersama-sama menginisiasi kegiatan doa bersama ini hingga berjalan lancar dan penuh makna. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam, khususnya Wali Kota Batam yang dengan sigap merespons aspirasi masyarakat serta hadir langsung menemui warga,” jelas La Dewa.
Ia menambahkan, Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada komunitas ojek online yang telah menunjukkan kekompakan dan kebersamaan di tengah duka ini. Tidak lupa, kami juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Batam yang hadir membawa doa, cinta, dan harapan akan kedamaian kota Batam.
Acara Seribu Lilin menjadi pengingat bahwa solidaritas dan persatuan merupakan kekuatan sejati bangsa. Cahaya lilin tidak hanya doa bagi korban, tetapi juga simbol semangat persatuan yang harus terus menyala di Batam dan Kepulauan Riau.
Menutup pernyataannya, La Dewa menyampaikan harapan ke depan. “Semoga momentum ini menginspirasi kita semua untuk menjaga Batam sebagai tanah yang damai, penuh kasih, serta menjunjung tinggi keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya,” pungkasnya,*(Heri).





Komentar