www.ranaipos.com – Anambas:
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Hal ini diwujudkan dengan mengutamakan pemenuhan hak berupa gaji dan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Dalam minggu ini, Pemerintah Daerah menggesa rapat pembahasan pra Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan prioritas utama memastikan hak PNS dan PPPK tetap terjamin.
Menurut Bupati Aneng, keberlangsungan pembayaran gaji PNS, PPPK, serta anggota DPRD Anambas setiap bulannya akan berpengaruh besar terhadap roda perekonomian daerah. Dampak positifnya terutama dirasakan pada sektor usaha kecil menengah (UKM).
“Karena ini adalah hak pegawai, maka wajib kita utamakan. Dengan membayarkan gaji dan tunjangan TPP tepat waktu setiap bulan, perputaran ekonomi di Anambas akan tetap berjalan,” jelas Aneng saat ditemui di kediaman dinasnya, Jumat (5/9/2025).
Ia menyebutkan, setiap bulan Pemkab Anambas mengalokasikan kurang lebih 20 hingga 40 miliar untuk pembayaran gaji, TPP pegawai dan pembayaran lainnya. Berdasarkan data, hingga tahun 2025 tercatat sebanyak 4.255 PNS dan PPPK, terdiri dari 1.813 PNS dan 2.442 PPPK. Selain itu, terdapat 1.202 PPPK yang segera dilantik, sehingga total keseluruhan pegawai di lingkungan Pemkab Anambas pada tahun 2026 mendatang mencapai 5.457 orang.
Aneng juga mengingatkan seluruh aparatur untuk tetap disiplin dan bekerja maksimal dalam menjalankan tugas.
“Bagi PNS dan PPPK, bekerjalah dengan baik, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Evaluasi kinerja akan terus dilakukan, jadi mari bersama-sama membantu pemerintah dalam melaksanakan roda pemerintahan,” pesannya.
Selain gaji dan tunjangan, Bupati Aneng menekankan bahwa pemerintah juga fokus pada kebutuhan operasional kantor serta pembangunan infrastruktur, khususnya pemeliharaan gedung dan fasilitas publik.
“Tahun ini kita perbaiki bangunan yang ada. Fasilitas yang rusak, baik sekolah, puskesmas pembantu (Pustu), maupun gedung pemerintahan di setiap kecamatan akan kita rehabilitasi. Prioritas di bidang pendidikan juga penting agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan orang tua tidak khawatir dengan kondisi sekolah,” ungkapnya.
Kebutuhan perlengkapan kantor, seperti alat tulis kantor (ATK) dan kebutuhan penunjang lainnya, turut menjadi perhatian. Menurutnya, kelancaran administrasi menjadi faktor pendukung jalannya pemerintahan.
Bupati Aneng juga menegaskan pentingnya sinergi antara Pemkab Anambas dan DPRD. Ia menyebut hubungan yang terjalin saat ini sangat baik dan penuh dukungan.
“Hubungan kita dengan DPRD Anambas sangat bagus. Teman-teman dewan juga mendukung program-program pemerintah, sehingga bersama-sama kita bisa mendorong Anambas lebih maju, berkembang, dan mampu bersaing dengan daerah lain,” pungkasnya,*(Heri).





Komentar