Natuna _ www.ranaipos.com : Tujuh putra terbaik Natuna yang telah menempuh pendidikan hingga jenjang doktor resmi mendeklarasikan berdirinya Natuna Strategic Research Center (NSRC).
NSRC adalah sebuah lembaga kajian strategis independen yang berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah perbatasan sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa.
Hal ini disampaikan oleh Dr. H. Umar Natuna, M.Pd.I kepada media ini, Kamis (21/08/25) siang melalui sambungan telepon selulernya.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, dalam deklarasi yang digelar di Ranai, Natuna, para pendiri menyatakan bahwa NSRC hadir sebagai pusat riset dan pengembangan gagasan strategis yang berfokus pada isu-isu geopolitik, geostrategi, ekonomi, maritim, energi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan.
“NSRC lahir dari kesadaran bahwa Natuna bukan hanya garda depan NKRI, tetapi juga frontier strategis Indonesia di Laut Natuna Utara. Kami ingin memastikan bahwa suara Natuna terdengar dalam kebijakan nasional dan internasional,” ungkap Dr. H. Umar Natuna, M.Pd.I, selaku salah satu deklarator.
Tambahnya, NSRC akan berperan sebagai mitra strategis bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, masyarakat sipil, serta dunia usaha. Melalui riset, publikasi, dan forum kebijakan, lembaga ini berkomitmen menyajikan rekomendasi kebijakan berbasis riset (policy brief) yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perbatasan.
Selain itu, NSRC juga bertekad untuk :
– Mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam penelitian dan diskusi strategis.
– Mengangkat potensi Natuna di bidang kelautan, energi, dan budaya Melayu dalam perspektif global.
– Menjadi pusat gagasan strategis yang memperkuat perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat perbatasan.
Semboyan NSRC : “Mengkaji Strategi, Menjaga Kedaulatan” menegaskan arah perjuangan lembaga ini untuk membangun Natuna sekaligus menjaga marwah Indonesia di mata dunia.
Deklarasi pendirian NSRC ditandatangani oleh tujuh pendiri :
1. Dr. H. Umar Natuna, M.Pd.I
2. Dr. H. Amirudin, MPA
3. Dr. Asmara Juana Suhardi, M.Si
4. Dr. H. Syahidun
5. Dr. H. Kamaruddin, MM
6. Dr. Syahidin, MA., M.Hum
7. Dr. H. Tirtayasa, MA
Dengan berdirinya NSRC, Natuna diharapkan tidak lagi dipandang sekadar wilayah pinggiran, tetapi sebagai pusat pemikiran strategis yang memberikan kontribusi penting bagi bangsa dan negara.*(rapi)





Komentar