ANAMBAS _ www.ranaipos.com : Suasana haru dan penuh suka cita menyelimuti Pelabuhan Tarempa, Senin (16/6/2025), saat enam jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Anambas tiba kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah suci di Mekkah. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, bersama jajaran Pemerintah Daerah dan keluarga jamaah.
Rombongan tiba sekitar pukul 17.15 WIB menggunakan kapal feri cepat Seven Star. Kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat yang telah menunggu sejak sore, menunjukkan betapa tingginya penghormatan kepada para tamu Allah yang baru saja menyelesaikan rukun Islam kelima tersebut.
Tradisi penyambutan khas Melayu turut digelar, menghadirkan prosesi sakral berupa tabur beras kuning dan doa selamat yang dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas. Nuansa budaya lokal berpadu dengan nilai-nilai religius, menciptakan momen yang khidmat dan mengharukan.
“Semoga para jamaah menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi daerah kita,” ujar Wabup Raja Bayu dalam sambutannya.
Selain Wabup, hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas serta sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian dan penghormatan kepada warganya yang telah menunaikan ibadah haji.
Usai prosesi penyambutan di pelabuhan, rombongan jamaah diarak menuju Masjid Jamik Baiturrahim dengan iringan lantunan kompang. Arak-arakan ini menambah semarak dan kekhusyukan, sekaligus memperkuat identitas budaya dan religius masyarakat Anambas.
Setibanya di masjid, acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis para jamaah dari pihak Pemerintah Daerah kepada keluarga masing-masing. Momen ini menjadi puncak haru, disambut dengan pelukan hangat dan tangis bahagia dari keluarga yang menanti dengan penuh kerinduan.
Penyambutan kepulangan jamaah haji seperti ini telah menjadi tradisi tahunan di Kepulauan Anambas, sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus pelestarian nilai-nilai religius dan budaya yang diwariskan kepada generasi muda.*(Heri)





Komentar