Natuna _ www.ranaipos.com : Hubungan antara Bupati Natuna dan partai pengusung Wakil Bupati, Jarmin Sidik, memanas akibat tindakan kontroversial suami Bupati Cen Sui Lan (Raja Mustakim_red). Sikap dan perilaku suaminya yang dinilai arogan dan tidak pantas telah memicu ketegangan di kalangan internal tim pemenangan Cen Sui Lan – Jarmin.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Natuna, Marzuki, SH, saat di hubungi media ini melalui sambungan telp, Minggu (25/05/25) pagi menyampaikan bahwa pihaknya merasa tersinggung dengan sikap suami Bupati yang dianggap melewati batas. Atas dasar itu, Gerindra berencana melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polres Natuna untuk ditindaklanjuti secara hukum.
“Ini bukan sekadar masalah pribadi, tapi sudah menyentuh ranah politik dan etika pemerintahan. Kami tidak bisa tinggal diam,” ujar Marzuki.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Natuna ini menjadwalkan akan melaporkan suami Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yaitu Raja Mustakim, ke Polres Natuna pada hari Senin (26/5/2025) besok.
Langkah pelaporan ini disebut-sebut berkaitan dengan dugaan tindakan yang dinilai mencoreng nama baik partai serta mengganggu aktivitas politik di daerah.
Menurut Marzuki, laporan ini merupakan bagian dari respons partai terhadap dinamika politik yang belakangan memanas.
“Saya akan memberikan keterangan resmi kepada media setelah proses pelaporan selesai dilakukan di Polres besok,” ungkap Marzuki.
Belum ada tanggapan dari pihak Raja Mustakim maupun dari Bupati Natuna terkait rencana pelaporan ini.
Perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini masih akan terus dipantau. Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
Perseteruan ini dinilai bisa berdampak pada stabilitas kerja sama politik antara Bupati dan Wakil Bupati Natuna di tengah masa pemerintahan yang masih berjalan.*(rapi)





Komentar