No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Minggu, 22 Maret 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten 

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang 

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten 

    Dari Batu Sejarah ke Debur Ombak: Ekspedisi Budaya HPN 2026 di Banten

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang 

    Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Memanas!, Dokumen SK TP2D Bocor Jadi Beban APBD

Ranai Pos by Ranai Pos
24/05/2025 2:40 PM
in Berita, Natuna
0
Memanas!, Dokumen SK TP2D Bocor Jadi Beban APBD
0
SHARES
533
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ranaipos.com _ Natuna : Kerja tanpa pamrih yang digaungkan dalam pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Natuna kini mulai dipertanyakan publik.
Tim yang dibentuk atas prakarsa Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melalui Surat Keputusan (SK) pada awal Maret lalu, sempat menuai pujian karena disebut-sebut tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, fakta terbaru memunculkan tanda tanya besar atas klaim tersebut.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah sumber terpercaya, berikut inisial 12 anggota TPPD yang tercantum dalam SK :
1. HC – Koordinator
2. VAH – Anggota
3. Ng S. – Anggota
4. FIW – Anggota
5. AL AF. – Anggota
6. U N. – Anggota
7. BH – Anggota
8. DAS – Anggota
9. H – Anggota
10. A – Anggota
11. RA – Anggota
12. S – Anggota
Koordinator TP2D berinisial HC, bersama 11 anggota lainnya, diandalkan untuk memberikan masukan strategis bagi percepatan pembangunan daerah. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Natuna, Mustofa, dalam keterangannya kepada awak media pada Jumat (23/5/2025) lalu, menegaskan bahwa tim tersebut bekerja secara sukarela.
“Ke-12 anggota tim ini membantu bupati tanpa honor dan tanpa fasilitas dari pemerintah,” ujar Mustofa di kantornya, Jalan Batusisir, Bukit Arai.
Namun, publik dikejutkan oleh kemunculan sebuah dokumen yang dikirimkan secara anonim ke redaksi media ini. Dalam dokumen tersebut, yang merupakan salinan dari SK TP2D pada poin keempat tertulis jelas “Segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan ini dibebankan kepada APBD Tahun Anggaran 2025.”
Pernyataan dalam dokumen itu bertolak belakang dengan klaim yang telah disampaikan oleh pihak Pemkab Natuna.
Dugaan bahwa TP2D justru memperoleh alokasi dana publik, memicu polemik baru yang mempertanyakan transparansi dan kejujuran pemerintah daerah. Kian memperkuat kecurigaan publik adalah sikap tertutup pemerintah terhadap permintaan wartawan untuk mengakses salinan SK tersebut.
Hingga kini, Pemkab Natuna belum membuka dokumen tersebut secara resmi kepada publik, dengan alasan yang dinilai tidak masuk akal oleh banyak pihak. Muncul pertanyaan krusial. Apakah TP2D benar-benar bekerja tanpa pamrih? Atau publik hanya sedang disuguhi retorika manis yang bertolak belakang dengan realitas anggaran?
Kisruh ini menambah panjang daftar kritik terhadap gaya kepemimpinan Bupati Cen Sui Lan yang dianggap semakin elitis dan jauh dari prinsip akuntabilitas. Dalam iklim demokrasi lokal yang sehat, seharusnya tidak ada ruang bagi praktik pengaburan informasi publik, terlebih yang menyangkut penggunaan uang rakyat.
Kini, sorotan tajam masyarakat dan media mengarah ke satu titik. Akankah Pemkab Natuna berani membuka data secara utuh, atau terus bersembunyi di balik narasi “tanpa pamrih”?.*(Riduan)

Komentar

Berita Terkini

Hari Pertama Lebaran, Ribuan Warga Padati Open House Wabup Bintan Deby Maryanti

Hari Pertama Lebaran, Ribuan Warga Padati Open House Wabup Bintan Deby Maryanti

15 jam lalu

Kapolres Bintan Rayakan Idul Fitri dengan Personel, Tekankan Soliditas

Bupati Roby Jadi Khatib Shalat Idul Fitri, Gaungkan Makna Kemenangan Sejati di Bintan

Ansar Ahmad Tinjau Arus Mudik di Batam, Pastikan Pemudik KM Kelud Aman dan Terlayani Optimal

Nyala Obor Iringi Takbir Idul Fitri, Roby Kurniawan: Sederhana namun Penuh Kekhusyukan

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In