NATUNA : Bupati Natuna kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan. Di hari ke 8 ramadhan, Safari Ramadhan dilanjutkan dengan mengunjungi Masjid Ma’arif Batu Bayan, Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan, Sabtu, 08 Febuari 2025 bertepatan dengan 8 ramadhan 1446 H.

Kegiatan yang sama, Safari Ramadhan diawali dengan buka puasa bersama masyarakat sekitar dan dilanjutkan dengan sholat magrib, isya dan tarawih berjamaah serta diisi dengan ceramah agama yang disampaikan Ustadz H. Tirtayasa, S.Ag.
Camat Bunguran Selatan, Supardi dalam sambutan pembukanya mengucapkan terima kasih, karena Bupati Natuna yang telah memilih wilayahnya sebagai agenda Safari Ramadhan tahun ini.
Supardi menyampaikan sejumlah usulan kepada Bupati, Cen Sui Lan terkait masalah jaringan telekomunkasi, air bersih, sanitasi, perikanan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga bantuan perkebunan dan pertanian.
“Kami berharap seluruh usulan yang kami sampaikan ini, dapat direalisasikan oleh Pemerintahan yang baru,” harap Supardi.
Terkait perkebunan, Supardi menjelaskan, jika di Kecamatan yang terdiri dari 4 Desa itu, memiliki potensi perkebunan yang menjanjikan. Seperti cengkeh, karet dan kelapa.
“Di Bunguran Selatan ini banyak pohon kelapa yang sudah tua, sehingga buahnya kurang produktif. Untuk itu kami harap ibu bupati dapat memberikan bantuan bibit kelapa untuk masyarakat kita, agar dapat dilakukan peremajaan kebun kelapa,” ujarnya.
Sementara dalam sambutannya, Bupati Natuna Cen Sui Lan mengaku akan mengawali seluruh usulan yang telah di sampaikan.

Terkait kebutuhan air bersih yang mana tahap awal yang sudah Ia lakukan dengan menghubungi Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, untuk segera mengaktifkan Embung Sebayar, guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Pulau Bunguran, salah satunya Kecamatan Bunguran Selatan.
“Saya sudah memerintahkan Dinas terkait untuk segera menyiapkan data-data yang diperlukan Pemerintah Pusat, terkait pengaktifan Embung Sebayar. Semoga nanti bisa menjawab kebutuhan air bersih bagi masyarakat kita,” cetus Cen Sui Lan.
Soal bantuan bibit kelapa, Cen Sui Lan menyebut jika Pemda akan berusaha memberikan pendampingan bagi petani, termasuk mengutamakan pemberian bantuan bibit dan pupuk, guna peremajaan kebun kelapa yang ada.
Sebab kata Cen Sui Lan, kelapa merupakan salah satu komoditas yang sangat menjanjikan di masa depan. Ia berharap, kedepannya Natuna harus bisa mengambil bagian untuk memenuhi kebutuhan kelapa di tingkat Nasional.
“Mari sama-sama kita tanam kelapa, karena kedepannya kebutuhan kelapa sangat luar biasa. Bukan saja untuk konsumsi lokal, namun permintaan di luar juga sangat tinggi. Kita mulai melakukan yang sudah ada di depan mata, nanti Pemda akan memusatkan bagaimana untuk bisa melakukan peremajaan kelapa ini.Kalau produksi kelapa cukup, nanti bisa saja ada pabrik kelapa disini, yang penting kita genjot dulu produksinya. Saya lihat disini kelapa hanya di ambil santannya saja, padahal banyak yang bisa di olah dari kelapa itu,” ungkapnya.
Di akhir sambutan lnya, Cen Sui Lan mengajak seluruh masyarakat Natuna untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, guna menekan angka stunting di Indonesia, khususnya di Natuna.
“Selain menjaga kebersihan, tentu juga harus dibarengi dengan ekonomi yang baik, agar stunting bisa kita tekan. Jadi kedepannya Pemda akan memprioritaskan kebersihan dan ekonomi masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan, karena kebersihan itu sebagian dari iman,” tutupnya.
Tampak hadir dalam rombongan Safari Ramadham tersebut diantaranya H. Raja Mustakim, Ketua DPRD Natuna, Rusdi beserta anggota diantaranya Erimuddin, Azi dan Suparman, Sekretaris Daerah Natuna, Boy Wijanarko Varianto, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Natuna, para perwakilan Forkopimda, Koordinator Staf Khusus Bupati, Hadi Chandra, rombongan dan masyarakat sekitar.*(Rp)





Komentar