No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Anambas
  • Seputar Kepri
    • All
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Tanjungpinang
    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Anambas
  • Seputar Kepri
    • All
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Tanjungpinang
    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    PT TIMAH Tbk Dukung Pembangunan Pagar TPU, Tingkatkan Sarana Prasarana Warga Desa Gemuruh

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

    Hafizha dan BAZNAS Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Dhuafa dan Balita Stunting di Tanjung Uban Timur

  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

PWI Kepri Sambangi Rumah Bahagia Bintan, Tenyata Begini Kondisi Para Lansia

Ranai Pos by Ranai Pos
08/02/2024 3:58 PM
in Berita, Bintan
0
PWI Kepri Sambangi Rumah Bahagia Bintan, Tenyata Begini Kondisi Para Lansia
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com _ Tanjungpinang : Sambut HPN tepatnya tanggal 9 Februari 2024, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri kembali melakukan giat tali asih, hari ini sambangi Rumah Bahagia Bintan, Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Kamis (8/2/24).

Rumah Bahagia Bintan ini sudah 17 tahun beroperasi dan tepatnya pada tanggal 17 Januari 2024 rumah bahagia Bintan berusia 17 tahun. Dewi Kumalasari selaku pembina dari terbangun nya rumah Bahagia Bintan.

Kisah nenek Embun usianya sudah mencapai 91 tahun dan sudah berada di rumah bahagia selama 17 tahun asal dari Tembeling. Bisa sampai dan tinggal di rumah bahagia Bintan ini, dijemput karena tinggal sendiri dan suaminya meninggal dunia serta miliki anak yang hidupnya pra sejahtera.

Ketua harian Mariani (67) yang juga mantan karyawan dinas kesehatan Bintan yang biasa dipanggil buk May. Mengatakan ada 40 orang penghuni rumah Bahagia terdiri dari 20 kakek dan 20 nenek. Ada cerita lucu dan duka di rumah bahagia ini salah satunya ketemu jodoh di hari tua dan di nikahkan di rumah bahagia Bintan.

Baca Juga

Isi Materi di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Papua Barat, Biro Humas dan Protokol Imbau Jajaran Optimalkan Implementasi PESO dan Pengaduan Masyarakat

“Namun tidak gampang berada di rumah ini tapi kami berusaha bahagia di rumah ini,”

Kegiatan rutin para lansia yaitu Senam setiap pagi, sarapan dan sekolah belajar wirid dan baca ayat ayat pendek ada juga kerajinan yang dilakukan setiap hari Kamis.

“Semua kegiatan dan kerajinan dilakukan semampu kami seperti menanam Rosella dan membuat keset kaki. Namun kini tidak dilanjutkan lagi karena kemampuan dan kondisi tidak sesuai misalnya bahan kain yang di bawa dari Batam tidak bisa lagi,” terang buk May.

Kedatangan Rombongan PWI Kepri disambut Kompang dengan mengalunkan lagu sholawat Busro. Serta tampilan Nek juriah yang sudah berusia 74 tahun dan sudah 11 tahun tinggal di Rumah Bahagia Bintan menyampaikan pantun dan puisi.

Sebait puisi yang terdengar sayup sayup namun menusuk kalbu, ” Dimana mereka yang ku timang timang dahulu” membuat rombongan meneteskan air mata.

Layak atau tidak nya nenek dan kakek masuk di sini berdasarkan surat pengantar Dinsos dan surat Keterangan dari RT dan RW setempat. Seperti nek Sanam usia 64 tahun Warga Tuapaya tinggal bersama suaminya yang lansia namun sudah meninggal dunia dan hidup bersama anak yang tuna rungu. Dibawa ke rumah bahagia Bintan, sudah 10 tahun tinggal di rumah bahagia bintan.

” Disini kami saling bahu membahu
rencana kegiatan lainnya kami akan jalan jalan untuk menghilangkan kejenuhan. Bahkan yang sudah meninggal dunia berjumlah ratusan orang disini,” Terang ketua pengurus harian rumah bahagia Bintan.

Terkait kesulitan yang dialami di rumah bahagia kalau makan tidak ada karena setiap bulannya di bantu oleh dinsos pemkab Bintan dan bantuan seperti Pampers, susu dan lainya dari donatur donatur tidak tetap.*(dwi)

Komentar

Berita Terkini

4 jam lalu

Isi Materi di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Papua Barat, Biro Humas dan Protokol Imbau Jajaran Optimalkan Implementasi PESO dan Pengaduan Masyarakat

Tunjang Pengelolaan Data Pertanahan dan Tata Ruang, Wamen Ossy Paparkan Potensi Penggunaan AI

Bupati Bintan Dukung Kampung Donor Darah, Gerakan Kemanusiaan Tumbuh dari Desa

Lanal Tarempa Asah Kemampuan Tempur Prajurit lewat Latihan Menembak

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Tentang Ranai Pos
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In