www.ranaipos.com – Tambelan : Sebuah kapal nelayan (pompong) KM. SAFIRA tenggelam di perairan utara Pulau Tambelan, Kecamatan Tambelan, pada Senin (5/1/2026) pukul 00.30 WIB. Kapal tersebut membawa 5 orang ABK yang semuanya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan lain yang sedang melaut di sekitar lokasi kejadian.
Kronologis kejadian tersebut adalah sebagai berikut: kapal nelayan KM. SAFIRA berangkat dari Pulau Tambelan pada 3 Januari 2026 pukul 07.00 WIB dengan tujuan memancing di sekitar 40 mil dari Pulau Tambelan. Pada pukul 22.00 WIB, kapal tersebut berhenti untuk mengambil umpan, dan pada pukul 00.30 WIB, kapal tersebut tenggelam karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
5 orang ABK yang berada di atas kapal berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan fiber dan tutup fiber. Mereka kemudian diselamatkan oleh kapal nelayan lain yang sedang melaut di sekitar lokasi kejadian.
Identitas korban adalah:
1. Muli Warman (Nakhoda), 40 tahun, nelayan, Desa Kukup, Tambelan
2. Iwan Kusnadi (ABK), 36 tahun, buruh harian leas, Jl. Brigjen Katamso, Tanjungpinang
3. M. Fadhil (ABK), 44 tahun, nelayan, Desa Kukup, Tambelan
4. El (ABK), umur tidak diketahui
5. Wahyu (ABK), umur tidak diketahui
Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 400.000.000, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.





Komentar